mamah

Mah, setidak bergunanya kah eksistensiku ini? sakit mah, sakit karena seolah jiwaku dirusak perlahan dengan kata-katamu itu.

Mah, aku rindu.
rindu pelukmu, senyum hangatmu, 
dan masa lalu yang penuh dengan 
canda tawamu.

Mamah sakit, aku tau itu. lalu haruskah aku yang mengatasinya? harus aku yang terpaksa bilang iya?

aku juga sakit mah, aku lelah diperlakukan seperti tidak diinginkan. aku anakmu, walaupun aku bukan orang yang spesial dimatamu dan walaupun aku bukan kesayanganmu. Aku ini darah daging mu mah.

dari aku, salah satu anakmu yang selalu saja mengeluh, dan sekali lagi maafkan aku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

batas

waktu